DESAIN DAN IMPLEMENTASI INTERLEAVED BOOST CONVERTER UNTUK POWER FACTOR CORRECTION MENGGUNAKAN PENGENDALI LOGIKA FUZZY
DOI:
https://doi.org/10.30871/ji.v12i1.1430Kata Kunci:
Interleaved boost converter, Power factor correction, Discontinuous conduction mode, Pengendali logika fuzzyAbstrak
Beberapa tahun terakhir terjadi peningkatan kebutuhan sumber daya tegangan dc. Kebanyakan dari rangkaian elektronika daya pada sumber tegangan dc menggunakan full wave rectifier. Pemasangan nilai kapasitor yang cukup besar sebagai filter pada full wave rectifier dapat menyebabkan bentuk gelombang arus input menjadi tidak sinusoidal (terdistorsi). Perbedaan bentuk gelombang tegangan dan arus input berpengaruh pada besar kecilnya faktor daya. Interleaved Boost Converter (IBC) yang difungsikan sebagai Power Factor Correction (PFC) dengan menggunakan metode pengendali logika fuzzy diterapkan pada sistem untuk mencapai faktor daya mendekati unity. IBC bekerja pada discontinuous conduction mode (DCM). Saat rectifier menyuplai beban yang bersifat resistif maka arus input memiliki bentuk gelombang yang sefasa dengan gelombang tegangan input. Simulasi dan implementasi alat menggunakan beban yang bervariasi. Hasilnya IBC sebagai PFC dapat memperbaiki faktor daya dari 0.67 menjadi 0.93.
Unduhan
Referensi
N. Shaji and D. S. K, "Fuzzy Controlled Power Factor Correctionin AC/DC Interleaved Boost Converter," Int. Conf. Circuit, Power Comput
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2020 JURNAL INTEGRASI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





