https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JI/issue/feed JURNAL INTEGRASI 2019-10-17T07:19:09+00:00 Priki Adimarta prikiadimarta@polibatam.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal Integrasi (JI) menerima publikasi hasil dari penelitian,terbit satu tahun dua kali berfokus pada topik yang berkaitan dengan hasil penelitian di bidang teknik dan rekayasa. Pada saat ini JI sudah indeks&nbsp;<a href="http://sinta2.ristekdikti.go.id/journals/detail?id=2147" target="_blank" rel="noopener">SINTA</a>, dengan SINTA score S4. e-ISSN:<strong>&nbsp;</strong><a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1484036032&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2548-9828</a></p> https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JI/article/view/1650 OPTIMALISASI COMPUTER MEMORY USAGE MENGGUNAKAN METODE APLIKASI MICROSOFT BINDER 2019-10-17T05:59:48+00:00 Putu Gde Sukarata sukarata@pnb.ac.id I Gede Suputra Widharma Widharma@mail.com I Made Purbhawa Purbhawa@mail.com I Gede Wahyu Antara Kurniawan Kurniawan@mail.com <p>Perkembangan teknologi komputer sekarang ini sangat jauh berkembang dari tahun-tahun sebelumnya. Perkembangan ini terjadi di semua bidang kehidupan. Seperti dunia kedokteran, industri, pertanian dan yang lainnya. Teknologi juga sangat membantu berbagai pekerjaan manusia menjadi lebih mudah, cepat dan efisien. Teknologi komputer ini berupa perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat lunak yang digunakan dapat berupa sistem dan aplikasi. Untuk menjalankan sistem dan aplikasi ini memerlukan perangkat keras berupa ruang-ruang sebagai tempat menyimpan yang disebut dengan memory. Memory memiliki sifat sementara dan permanen. Besarnya ruang memory ini akan mempengaruhi sistem kerja komputer dan berjalannya aplikasi yang digunakan. Semakin banyak aplikasi yang digunakan, otomatis akan dapat memenuhi ruang memory yang ada. Aplikasi Microsoft Binder adalah salah satu fitur yang tidak terlalu banyak diketahui penggunaannya sebagai pengikat dokumen yang dihasilkan dari berbagai aplikasi. Microsoft Binder seperti klip pengikat dan menyimpan dokumen terkait secara bersamaan. Microsoft Binder memungkinkan kita menggabungkan berbagai file menjadi satu untuk memudahkan pengelolaan. Dalam hal ini penggunaan memory yang terpakai sudah tentu akan berkurang sehingga kerja komputer menjadi lebih optimal.</p> 2019-10-17T02:08:02+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JI/article/view/1651 PEMANFAATAN BETON PEMADATAN MANDIRI (SELF COMPACTING CONCRETE) SEBAGAI BALOK STRUKTUR DENGAN MENGGUNAKAN AGREGAT LOKAL 2019-10-17T05:59:52+00:00 Seska Nicolaas seska.gracia@gmail.com Ever Notje Slat Slat@mail.com <p>Dengan meningkatnya pembanguan infrastruktur saat ini, dibutuhkan teknologi yang bisa menghasilkan konstruksi beton yang bermutu, tapi juga cepat dalam pelaksanaannya.&nbsp; <em>Self-Compacting Concrete</em> (SCC) adalah salah satu inovasi dalam teknologi beton yang dapat menjawab tantangan tersebut. Pengecoran <em>Self Compacting Concrete</em> tidak membutuhkan vibrator. Hal ini dapat mengurangi jumlah tenaga kerja, mempersingkat waktu pengecoran serta mengurangi kebisingan akibat penggunakan alat pemadat. Standar Nasional Indonesia sampai saat ini belum mengakomodasi tentang teknologi Self<em> Compacting Concrete</em>, sehingga diperlukan penelitian-penelitian yang menggunakan agregat lokal untuk mendapatkan mix design yang optimal dalam pembuatan beton jenis SCC di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendapatkan komposisi SCC yang menghasilkan kuat tekan optimum dengan beberapa variasi komposisi agregat.kasar dan agregat halus.&nbsp; (2) melakukan pengujian kuat tekan <em>Self Compacting Concrete</em>; (3) membuat balok SCC dan melakukan pengujian kuat lentur balok;<em>.</em>Metode penelitian yang akan dilakukan diawali dengan melakukan studi literature tentang Self Compacting Concrete, selanjutnya mempersiapkan peralatan uji dan material yang akan digunakan, kemudian membuat disain awal campuran SCC. Selanjutnya membuat beberapa variasi komposisi agregat kasar dan agregat halus untuk mendapatkan komposisi mana yang akan menghasilkan kuat tekan optimum.</p> 2019-10-17T02:12:32+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JI/article/view/1653 SINTESA LAPISAN NIKEL (Ni) PADA PERMUKAAN BAJA DENGAN METODE ELEKTRODEPOSISI DENGAN PENAMBAHAN INHIBITOR EKSTRAK KULIT BUAH KAKAO (THEOBROMA CACAO) 2019-10-17T05:59:55+00:00 Yuli Yetri yuliyetriyetri@gmail.com Silva Azaria Mahaputri Mahaputri@mail.com Dahyunir Dahlan Dahlan@mail.com <p>Telah dilakukan proses elektrodeposisi lapisan Ni diatas subtrat baja dengan menggunakan larutan 0,5 M NiSO<sub>4</sub>.6H<sub>2</sub>O, H<sub>3</sub>BO<sub>3</sub> dengan penambahan inhibitor ekstrak kulit buah kakao. Pada penelitian ini dilakukan variasi tegangan elektrodeposisi 1, 2, 3 dan 4 V. Sementara variasi konsentrasi inhibitor ekstrak kulit buah kakao dilakukan &nbsp;dengan variasi konsentrasi 1 % dan 2 %. Waktu elektrodeposisi dilakukan selama 25 menit untuk setiap sampelnya. Terdapat perbedaan morfologi pada baja sebelum dan setelah dielektrodeposisi.&nbsp; Peningkatan tegangan maka hasil dari deposisi terlihat semakin tebal. Dengan melakukan variasi konsentrasi dan variasi tegangan elektrodeposisi, didapatkan konsentrasi yang baik yaitu dengan konsentrasi 1% dengan tegangan 3 Volt. Penambahan inhibitor ekstrak kulit buah kakao membuat morfologi permukaan baja menjadi lebih halus dan lebih merata.</p> 2019-10-17T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JI/article/view/1654 ANALYSIS OF DATA COMMUNICATION BETWEEN ANDROID APPLICATIONS AND WEB SERVER 2019-10-17T05:59:58+00:00 Rikki Vitria rikkivitria@pnp.ac.id Ratna Dewi Dewi@mail.com Ariq Naufal Naufal@mail.com <p>Aplikasi android sudah banyak diterapkan dalam berbagai bidang, seperti dalam bidang pendidikan, kesehatan, perbankan, transportasi dan yang lainnya. Aplikasi ini banyak digunakan untuk kemudahan untuk mendapatkan informasi. Pada penelitian ini Aplikasi Android digunakan untuk informasi keberadaan dosen. Aplikasi digunakan untuk memudahkan sesorang untuk mengetahui keberadaan dari dosen yang ingin mereka cari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa komunikasi data antara aplikasi android dan web server. Analisa komunikasi data ini menggunakan aplikasi wireshark. Hasil penelitian ini menunjukkan informasi pada masing-masing lapisan Open System Interconnection (OSI) ketika terjadi komunikasi antara aplikasi android dengan web server. Perbandingan komunikasi data menggunakan Hypertext Transfer Protocol (HTTP) dan HTTPS juga dilakukan. Hasil studi ini menunjukkan data-data yang dikirimkan baik dari aplikasi android maupun webserver dapat terbaca dengan mudah ketika yang digunakan HTTP, akan tetapi ketika menggunakan HTTPS data tersebut tidak bisa terbaca lagi karena data-data tersebut sudah di enkripsi.</p> 2019-10-17T02:33:41+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JI/article/view/1659 MODEL TURBIN ANGIN AIRFOIL NACA 4418 TERHADAP VARIASI BUKAAN SUDUT SUDU PADA KECEPATAN ANGIN BERBEDA 2019-10-17T06:00:02+00:00 Yusuf Dewantoro Herlambang masyusufdh@polines.ac.id Budhi Prasetiyo Prasetiyo@mail.com Supriyo Supriyo Supriyo@mail.com Wahyono Wahyono Wahyono@mail.com Teguh Harijono Mulud Mulud@mail.com <p>Penelitian ini mengkaji Turbin Angin Sumbu Vertikal (<em>Vertical Axis Wind Turbine) Aerofoil</em> NACA 4418 yang memiliki diameter rotor 560&nbsp; mm, panjang sudu 800 mm, jumlah sudu 3 buah, serta bahan sudu terbuat dari <em>fiberglass. </em>Selanjutnya menganalis karakteristik turbin angin rotor vertikal 3-sudu tersebut pada kecepatan angin berbeda 5 m/s, 6 m/s, 7 m/s, 8 m/s, dan 9 m/s dengan 5 buah model turbin angin dengan bukaan sudut sudu (<em>blade pitch angle)</em> bervariasi yaitu 0<sup>0</sup>, 10<sup>0</sup>, 20<sup>0</sup>, 30<sup>0</sup>, dan 40<sup>0</sup>. Hasil pengujian turbin angin diperoleh rasio kecepatan sudu (<em>Tip Speed Ratio) </em>yang optimum sebesar 1,7 pada sudut sudu 10<sup>0 </sup>dengan putaran turbin 321 rpm dan kecepatan angin 5,42 m/s. Daya mekanik optimum yang diperoleh adalah 19,4 W pada bukaan sudut sudu sebesar 20<sup>0</sup> dengan putaran turbin 381 serta kecepatan angin 6,4 m/s. Turbin menghasilkan koesifien daya (<em>Coefficient of Power) </em>optimum yang dihasilkan sebesar 0,202 dengan bukaan sudut sudu sebesar 10<sup>0 </sup>dan putaran turbin 198 rpm, dan daya mekanik yang dihasilkan 8,5 Watt pada variabel pengujian kecepatan sebesar 5,42 m/s.</p> 2019-10-17T02:48:49+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JI/article/view/1662 EFFECT OF WELDING SEQUENCE ON MULTI PASS TEMPER BEAD WELDING JOINT OF PT .INKA BOGIE LRT ON DISTORCTION, MICRO STRUCTURE AND HARDNESS 2019-10-17T06:00:06+00:00 Moh M Munir m.munir@ppns.ac.id Mukhlis Mukhlis Mukhlis@mail.com Imam Khoirul R Imam@mail.com Hendri B Hendri@mail.com M syaiful A syaiful@mail.com Erdiyansyah A Erdiyansyah@mail.com Andi Ari W Andi@mail.com <p><em>Bogie </em>kereta api merupakan salah satu bagian yang sangat penting, karena <em>bogie </em>menahan beban yang ada pada suatu gerbong kereta api. Karena sifatnya yang sangat penting maka <em>bogie </em>kereta api harus memiliki sifat dan kekuatan yang baik. <em>Bogie</em> hasil proses fabrikasi dengan pengelasan, memerlukan proses annealing untuk mereduksi tegangan sisa yang terjadi. Proses annealing atau <em>Post Weld Heat Treatment</em> tersebut membutuhkan furnace yang besar, energi listrik yang besar, dan tentunya biaya jadi lebih mahal. Pada penelitian ini,&nbsp;&nbsp; dilakukan alternative <em>&nbsp;</em>proses&nbsp; pengelasan dengan teknik <em>&nbsp;Temper bead welding, </em>pada sambungan <em>frame bogie plate to plate </em>dan<em> plate to round bar</em>. Selain itu juga melakukan proses <em>Post Weld Heat Treatment</em> pada sambungan plate to plte, dan <em>sequence of welding</em> pada sambungan <em>plate to round bar</em>. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa proses <em>Temper bead welding</em> yang dilakukan terhadap proses fabrikasi joint bogie LRT plate to plate dan joint plate to round bar, dapat menurunkan nilai kekerasan, namun belum menunjukkan perbedaan yang signifikan. Sedangkan proses <em>Temper bead welding</em> dapat menghasilkan distorsi yang paling kecil pada bogie LRT. Hasil pengukuran distrosi menujukan pengelasan <em>sequence</em> B menghasilkan distorsi paling besar, sedangkan variasi distorsi terkecil adalah varisi <em>sequence</em> C dengan <em>temper bead welding</em>.</p> 2019-10-17T03:07:54+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JI/article/view/1663 ANALISA FLEKSIBILITAS SISTEM PERPIPAAN PADA FATTY ACID PLANT AKIBAT PERGESERAN POSISI EVAPORATOR 2019-10-17T06:00:11+00:00 Adi Wirawan Husodo adi_wirawan@ppns.ac.id Pekik Mahardhika Mahardhika@mail.com Viqqi Vadilla V.A. Vadilla@mail.com <p>Makalah ini mengkaji besarnya tegangan yang terjadi pada sistem perpipaan, beban pada nosel pompa dan tegangan lokal pada evaporator. Kajian bersifat statik tersebut dilakukan karena adanya kesalahan instalasi penempatan evaporator yang tidak sesuai perencanaan. Analisa tegangan yang dilakukan mencakup tegangan akibat beban sustain dan tegangan akibat beban ekspansi thermal. Analisa tegangan sistem perpipaan mengacu pada ketentuan ASME B31.3, analisa beban nosel pompa mengacu pada ketentuan API 610, dan analisa tegangan lokal pada evaporator mengacu pada ketentuan WRC 107. Dari hasil analisa tegangan diperoleh bahwa besarnya tegangan akibat beban sustain dan ekspansi thermal masih memenuhi kriteria tegangan ijin. Dari hasil analisa beban nosel pada pompa diketahui nilai yang melebihi ketentuan ijin, dan dari hasil analisa tegangan lokal diketahui besarnya tegangan lokal nosel evaporator masih memenuhi besarnya tegangan ijin. Sehingga dapat dikatakan bahwa efek pergeseran posisi evaporator saat instalasi menyebabkan besarnya beban nosel pompa berlebih, namun dari sisi tegangan sistem perpipaan tidak megalami perubahan siknifikan.</p> 2019-10-17T03:19:48+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JI/article/view/1664 PENGATURAN JAM KEDATANGAN TRUK DENGAN MENGGUNAKAN SHIPPING OPERATION DIAGRAM DI PT XYZ 2019-10-17T06:00:14+00:00 Hendrastuti Hendro hendras.agung@gmail.com Irma Agustiningsih Imdam Imdam@mail.com Justi Anjarsari Anjarsari@mail.com <p>PT XYZ merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang komponen otomotif melakukan proses produksi berdasarkan pesanan dari pelanggan, maka ketepatan waktu pengiriman produk dan kualitas produk yang dihasilkan sangatlah penting. Permasalahan utama PT XYZ adalah adanya keterlambatan pengiriman produk. Permasalahan selanjutnya adalah adanya penumpukan produk jadi di area penyimpanan, serta jadwal pengiriman belum tersusun dengan baik. Tujuan penelitian adalah menentukan pola kedatangan truk yang tiba pada waktu yang sama, menghitung waktu pulling pada keterlambatan pengiriman, dan menentukan alat informasi agar jadwal pengiriman dapat tersampaikan dengan baik. Hasil penelitian yang diharapkan adalah mengatur jam kedatangan truk dengan menggunakan <em>shipping operation diagram </em>agar tidak terjadi keterlambatan pengiriman barang dan tidak ada penumpukan barang jadi di area penyimpanan.</p> 2019-10-17T03:29:01+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JI/article/view/1116 KAJIAN PROYEKSI PEMENUHAN KEBUTUHAN ENERGI PROVINSI KEPULAUAN RIAU 2019-10-17T07:19:09+00:00 Ihsan Saputra Ihsan@polibatam.ac.id Didi Istardi istardi@polibatam.ac.id Muslim Ansori muslim@polibatam.ac.id Cahyo Budi Nugroho cahyo@polibatam.ac.id Abulija Maskarai abu@polibatam.ac.id <p>Energi memiliki peranan penting dalam perkembangan pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan industri baik jangka panjang maupun jangka pendek. Dengan tingkat pertumbuhan ekonomi 5,02% dan tingkat pertumbuhan penduduk 1,79% tiap tahun di Provinsi Kepulauan Riau, perlu direncanakan dengan baik strategi pemenuhan energi. Pada penelitian ini akan dikaji tentang sumber energi dan kebutuhan energi di Provinsi Kepulauan Riau. Selain itu dilakukan pemodelan menggunakan <em>LEAP</em> untuk memprediksi kebutuhan energi hingga tahun 2025 di Provinsi Kepulauan Riau. Dari hasil penelitian didapat kebutuhan energi Kepulauan Riau didominasi oleh kebutuh Natural Gas sebesar 53% dari total 1,73 Mtoe pada tahun 2015 dan sektor pengguna paling besar adalah sektor rumah tangga dan industri. Selain itu dari hasil proyeksi penggunaan energi, tahun 2025 energi paling besar di konsumsi adalah Natural gas sebesar 0,98 Mtoe dari total 2,4 Mtoe dan sektor pengguna paling besar adalah sektor industri. Produksi Natural gas dan minyak bumi provinsi kepulauan riau menurun tiap tahunnya sehingga perlu dilakukan diversifikasi energi untuk pemenuhan kebutuhan energi di Provinsi Kepulauan Riau.</p> 2019-10-17T03:35:52+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JI/article/view/1133 RANCANG BANGUN SISTEM PERENDAMAN SESAAT YANG DILENGKAPI DENGAN SENSOR LEVEL 2019-10-17T06:00:21+00:00 Asrizal Deri Futra deri@polibatam.ac.id Iwa Tama Putra iwatama741@gmail.com Sumantri Kurniawan Risandriya sumantri@polibatam.ac.id <p><em>Temporary Immersion System (TIS) </em><em>is one of technologies for plant micro propagation that the plant tissue is immersed temporarily</em><em>. During the immersion period, the liquid medium is flowed from the liquid jar to the tissue jar. After the certain time, the liquid medium will flow to its jar because the medium jars were placed below the culture jars. This immersion system consisted of five liquid medium jars and five tissue jars that integrated to level sensor. The data of immersion time and periods were recorded in micro SD to make sure that the system worked as time set. In the immersion process testing, the air pressures were varied, 1 bar and 1.5 bar to flow water of 254.5 ml from the liquid medium jars to the culture jars.&nbsp; The pressure of 1 bar could drain the liquid medium from its jar to the culture jar and it caused less bubbles than 1.5 bar did. From the data recorded in micro SD, the time and duration of immersion was the same as time input.</em></p> 2019-10-17T03:50:51+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JI/article/view/1185 PENERAPAN FUZZY LOGIC DALAM PEMBUATAN PETA ELEMENT AT RISK BENCANA LUAPAN BANJIR SANGAI AIR BENGKULU KOTA BENGKULU 2019-10-17T06:00:26+00:00 Farouki Dinda Rassarandi farouki@polibatam.ac.id Bungaran Roy Satria Tambunan bungaran.roy@gmail.com <p>Flood is a disaster that can cause loss and damage in various fields, especially infrastructure. One effort to prevent and reduce the impact of flood is by making simulations through spatial modeling in the form map of element at risk. In making map of element at risk, data input in the form of a map downloaded from the Open Street Map containing infrastructures and natural features from disaster simulations made using Fuzzy logic. The application of Fuzzy logic is used to interpret vague statements of the percentage of the building area affected in each classification of flood overflow areas into a logical understanding of the damage classification of "Berat", "Sedang" and "Ringan". Based on the results of the flood disaster simulation, it was found that the number of buildings impacted by the overflowing floods of the Air Bengkulu River was 37 buildings "Rusak Berat", 216 "Rusak Sedang" and 329 "Rusak Ringan", with 2,328 fatalities.</p> 2019-10-17T03:56:09+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JI/article/view/1157 ANALISIS PERBANDINGAN ALGORITMA NAIVE BAYES, J48,DAN RANDOM FOREST TREE DALAM PENINGKATAN LOYALITAS PELANGGAN UMKM DENGAN VOUCHER BELANJA 2019-10-17T06:00:30+00:00 Maya Cendana mcendana@trilogi.ac.id Silvester Dian Handy Permana handy@trilogi.ac.id <p>Information technology has been used for a long time for MSME businesses. Many people who have MSME businesses use online stores to promote their businesses. To be able to attract old customers to shop back to the online store, one of them is by giving a shopping voucher. Shopping vouchers are given to existing customers who have the potential to shop back to online stores. In determining which customer is the right data mining algorithm is needed to find the right information where the customer can shop again. But the error of choosing an algorithm can result in not being optimal in the projected income. In this study, we will analyze and compare the Naive Bayes, J48, and Random Forest Tree algorithms for case studies of online stores. This study involved 7 criteria that would be used to become material in data processing. From the results of this study, a random forest tree is the best algorithm to determine the potential of online store customers. The results of this study are used to help the decision-making process of giving shopping vouchers to customers so that MSME businesses can run and get optimal profits</p> <p>&nbsp;</p> 2019-10-17T04:00:03+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.polibatam.ac.id/index.php/JI/article/view/1356 DESAIN KONTROL KECEPATAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA MENGGUNAKAN FUZZY PID BERBASIS IDIRECT FIELD ORIENTED CONTROL 2019-10-17T06:00:35+00:00 Ridwan Ridwan ridwan@polibatam.ac.id Era Purwanto era@pens.ac.id Hary Oktavianto hary@pens.ac.id Muhammad Rizani Rusli ruslirizani@ieee.org Handri Toar toar@polibatam.ac.id <p>Motor induksi tiga fasa (MITF) umumnya digunakan di berbagai aplikasi di industri&nbsp; karena keandalannya, biaya rendah, kontruksi kokoh, perawatan rendah, dan effisiensi yang tinggi. Namun untuk mengontrol MITF tidak semudah seperti mengontrol motor DC, karena MITF merupakan motor yang tidak linear. Penggunaan metode <em>indirect field oriented control</em> (IFOC) dengan kontroler <em>fuzzy proportional integrator and derivative</em> (FPID) dipilih untuk dapat mengatur kecepatan MITF. Metode IFOC akan membuat MITF dapat dikontrol seperti motor DC penguat terpisah. Kontroler FPID yang di desain dengan mengganti kontroler PID konvensional. Performa kontroler FPID yang di desain dibandingkan dengan kontroler PID konvensional. Performa respon yang dibandingkan seperti <em>rise time, settling time, overshoot, steady state error</em>, dan <em>undershoo</em>t. Hasil simulasi yang dibuat menunjukkan bahwa dengan menggunakan kontroler FPID lebih baik dibandingkan dengan kontroler PID. Dimana respon <em>overshoot</em> untuk kontroler FPID 0% sedangkan kontroler PID adalah 0.23%. Begitu pula dengan respon <em>undershoot</em> untuk kontrol FPID adalah 2.88% sedangkan kontroler PID adalah 6.78%. Untuk respon <em>rise time, settling time</em>, dan <em>steady state error</em> tidak jauh berbeda dari kedua kontroler. Sistem yang sudah di buat disimulasikan di platform LabView</p> 2019-10-17T04:10:25+00:00 ##submission.copyrightStatement##