METODE PENENTUAN RUGI-RUGI HISTERESIS PADA PENGATURAN MOTOR INDUKSI BERBASIS VECTOR CONTROL

Penulis

  • Novrian Eka Sandhi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
  • Era Purwanto Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
  • Dedid Cahya Happyanto Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
  • Ridwan W.K. Politeknik Negeri Batam
  • Handri Toar Politeknik Negeri Batam

DOI:

https://doi.org/10.30871/ji.v12i1.1299

Kata Kunci:

motor induksi tiga fasa, vector control, rugi inti stator, rugi histeresis

Abstrak

Motor induksi tiga fasa memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan motor jenis arus searah. Keunggulan utama dari motor induksi di antaranya torsi yang besar dan kemudahan perawatan. Karena itu motor induksi sangat diandalkan sebagai penggerak utama di bidang industri maupun transportasi. Dalam meningkatkan kinerja operasi motor induksi, telah dikembangkan teknik pengemudian motor induksi yang berbasis vector control. Lewat teknik tersebut motor induksi dapat dioperasikan pada berbagai tingkat kecepatan. Sektor transportasi perkotaan juga mulai menggunakan motor induksi sebagai penggerak kendaraan jenis roda empat maupun roda dua. Dikarenakan kendaraan membawa sumber daya listrik dalam batere atau aki yang kuantitasnya terbatas maka riset vector control dewasa ini diarahkan pada pengingkatan skema pengendalian yang tujuan akhir menambah jarak tempuh dan umur pakai motor induksi. Di antara faktor yang menunjang keperluan tersebut adalah evaluasi rugi-rugi yang terjadi pada operasional motor induksi. Pada operasi kecepatan rendah, rugi histeresis sebagai akibat dari gejala magnetisasi inti stator menempati faktor yang dominan. Riset ini mengajukan suatu desain metode penetuan rugi histeresis pada motor induksi yang dikendalikan dengan teknik vector control lewat prosedur teknis yang sederhana dan aplikatif. Pada unit motor induksi yang digunakan sebagai bahan uji simulasi diperoleh nilai rugi besi PFe berkisar antara 2,55 x 10-8 hingga 1,09 x 103 Watt. Sedangkan nilai rugi histeresis Ph berkisar antara 2,07 x 10-8 hingga 5,15 x 102 Watt. Rasio rugi histeresis Ph terhadap rugi besi PFe antara 47,09 % hingga 81,18 %.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

S. Thomas dan R.A. Koshy, "Efficiency analysis of indirect vector controlled three phase induction motor drive", IJAREEIE, Vol. 2, Issue 8, pp. 3805 "“ 3812, August 2013.

J.G.W. West, "DC, induction, reluctance and pm motors for electric vehicles", IEEE Trans on. Power Engineering Journal, Volume 8, Issue 2, pp. 77 "“ 88, April, 1994.

K.R. Kumar, D. Sakthibala, dan S. Palaniswami, "Efficiency optimization of induction motor drive using soft computing techniques", International Journal of Computing Applications (0975 "“ 8887), Vol. 3, No. 1, June, 2010.

E.S. Abdin, G.A. Ghoneem, H.M.M. Diab, dan S.A. Deraz, "Efficiency optimization of a vector controlled induction motor drive using an artificial neural network", Industrial Electronics Society, 2003, IECON '03, The 29th Annual Conference of the IEEE, Vol. 3, pp. 2543 "“ 2548, 2003.

E. Dlala, A. Belahcen, dan A. Arkkio, "On the Importance of incorporating iron losses in the magnetic field solution of electrical machines", IEEE Trans. On Magnetics, Vol. 46, No. 8, August, 2010.

D. M. Ionel, M. Popescu, S. J. Dellinger, T. J. E. Miller, R. J. Heideman, dan M. I. McGilp, "On the variation with flux and frequency of the core loss coefficients in electrical machines", IEEE Trans. On Industry Applications, Vol. 42, No. 3, May/June, 2006.

S. Lim dan K. Nam, "Loss-minimising control scheme for induction motor", IEEE Proceedings Electr. Power Appl., Vol. 151, No. 4, July, 2004.

L. Liu, W. N. Fu, S. Yang, dan S. L. Ho, "Iron loss separation in high frequency using numerical techniques", IEEE Trans. On Magnetics, Vol. 52, No. 3, March, 2016.

IEEE Standard Test Procedure for Polyphase Induction Motors and Generators, IEEE Std. 112, 2004.

Ramu Krishnan, Electric Motor Drives: Modeling, Analysis, and Control, Prentice Hall, New Jersey, USA, 2001.

Diterbitkan

2020-04-21

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama