Analisis Kecurangan Laporan Keuangan dengan Pendekatan Fraud Hexagon pada Badan Usaha Milik Negara yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Penulis

  • Danar Irianto
  • Ridho Tanso Rikalmi Politeknik Negeri Batam
  • Desrahayu Vinarsinta Uli Munthe

DOI:

https://doi.org/10.30871/jama.v9i2.11752

Kata Kunci:

Analisis Laporan Keuangan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh faktor-faktor dalam teori fraud hexagon terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2021. Populasi penelitian mencakup 24 BUMN yang terdaftar di BEI, dengan penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 13 BUMN yang memenuhi kriteria penelitian dengan total 39 data observasi. Ciri kebaruan dari penelitian ini terletak pada penambahan variabel stabilitas keuangan sebagai indikator baru untuk mengukur aspek tekanan (stimulus/pressure) dalam kerangka fraud hexagon. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi logistik melalui perangkat lunak IBM SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel rasionalisasi yang diproksikan melalui Total Accruals memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemungkinan terjadinya kecurangan laporan keuangan. Sementara itu, variabel stabilitas keuangan, tekanan eksternal, target keuangan, kesempatan, kapabilitas, arogansi, serta kolusi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pendeteksian kecurangan laporan keuangan pada BUMN yang menjadi objek penelitian.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

ACFE Global. (2020). Report to the nations on occupational fraud and abuse: 2020 global fraud study. Association of Certified Fraud Examiners, Inc., 1–88. https://acfepublic.s3-us-west-2.amazonaws.com/2020-Report-to-the-Nations.pdf

Achmad, T., Ghozali, I., & Pamungkas, I. D. (2022). Hexagon fraud: Detection of fraudulent financial reporting in state-owned enterprises Indonesia. Economies, 10(1), 1–16. https://doi.org/10.3390/economies10010013

Alfarago, D., Syukur, M., & Mabrur, A. (2023). The likelihood of fraud from the fraud hexagon perspective: Evidence from Indonesia. ABAC Journal, 43(1), 34–51.

Association of Certified Fraud Examiners Indonesia. (2019). Survei fraud Indonesia 2019. Indonesia Chapter #111, 53(9), 1–76. https://acfe-indonesia.or.id/survei-fraud-indonesia/

Daresta, T., & Suryani, E. (2022). Pengaruh faktor-faktor kolusi terhadap kecurangan laporan keuangan. SEIKO: Journal of Management & Business, 5(2), 342–351. https://doi.org/10.37531/sejaman.v5i2.2893

Dechow, P. M., Ge, W., Larson, C. R., & Sloan, R. G. (2011). Predicting material accounting misstatements. Contemporary Accounting Research, 28(1), 17–82. https://doi.org/10.1111/j.1911-3846.2010.01041.x

Handoko, B. L. (2021). Fraud hexagon dalam mendeteksi financial statement fraud perusahaan perbankan di Indonesia. Jurnal Kajian Akuntansi, 5(2), 176. https://doi.org/10.33603/jka.v5i2.5101

Imtikhani, L., & Sukirman, S. (2021). Determinan fraudulent financial statement melalui perspektif fraud hexagon theory pada perusahaan pertambangan. Jurnal Akuntansi Bisnis, 19(1), 96. https://doi.org/10.24167/jab.v19i1.3654

Jensen, M., & Meckling, W. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs, and ownership structure. In The economic nature of the firm: A reader (3rd ed., pp. 283–303). https://doi.org/10.1017/CBO9780511817410.023

Khamainy, A. H., Amalia, M. M., Cakranegara, P. A., & Indrawati, A. (2022). Financial statement fraud: The predictive relevance of fraud hexagon theory. Journal of Accounting and Strategic Finance, 5(1), 110–133. https://doi.org/10.33005/jasf.v5i1.249

Maulina, N. S., & Meini, Z. (2023). Pengaruh fraud hexagon terhadap fraudulent financial statement. Jurnal Akuntansi Universitas Jember, 21(2), 97. https://doi.org/10.19184/jauj.v21i2.38169

Miftahul Jannah, V., Andreas, A., & Rasuli, M. (2021). Pendekatan Vousinas fraud hexagon model dalam mendeteksi kecurangan pelaporan keuangan. Studi Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 4(1), 1–16. https://doi.org/10.21632/saki.4.1.1-16

Octaviana, N. (2022). Analisis elemen-elemen fraud hexagon theory sebagai determinan fraudulent financial reporting. Jurnal Akuntansi, 11(2), 106–121. https://doi.org/10.46806/ja.v11i2.895

Rianggi, F., & Novita, N. (2023). Fraud hexagon dan fraudulent financial statement dengan pendekatan Beneish M-Score model. Jurnal Akuntansi Universitas Jember, 21(2), 69. https://doi.org/10.19184/jauj.v21i2.38089

Richardson, S. A., Sloan, R. G., Soliman, M. T., Tuna, I., Barth, M., Beaver, B., Dechow, P., Healy, P., Kahn, R., Kothari, S. P., Schipper, K., Taylor, S., & Watts, R. (2005). Accrual reliability, earnings persistence and stock prices. Journal of Accounting and Economics, 39(3), 437–485.

Rizkiawan, M., & Subagio, S. (2023). Analisis fraud hexagon dan tata kelola perusahaan atas adanya kecurangan dalam laporan keuangan. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 8(2), 269–282. https://doi.org/10.32697/integritas.v8i2.909

Sari, M. R., & Rofi, M. A. (2020). Faktor-faktor yang memotivasi kecurangan laporan keuangan. Journal of Management and Business Review, 17(1), 79–107. https://doi.org/10.34149/jmbr.v17i1.202

Sholikatun, R., & Makaryanawati, M. (2023). Determinan kecurangan laporan keuangan (perspektif fraud hexagon theory). Ekuitas (Jurnal Ekonomi dan Keuangan), 7(3), 328–350. https://doi.org/10.24034/j25485024.y2023.v7.i3.5484

Siregar, A., & Murwaningsari, E. (2022). Pengaruh dimensi fraud hexagon terhadap financial statement fraud. Jurnal Kajian Akuntansi, 6(2), 211. https://doi.org/10.33603/jka.v6i2.6799

Sudrajat, S., Suryadnyana, N. A., & Supriadi, T. (2023). Fraud hexagon: Detection of fraud of financial report in state-owned enterprises in Indonesia. Jurnal Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara, 9(1), 87–102. https://doi.org/10.28986/jtaken.v9i1.1358

Tarjo, T., Anggono, A., & Sakti, E. (2021). Detecting indications of financial statement fraud: A hexagon fraud theory approach. Akrual: Jurnal Akuntansi, 13(1), 119–131. https://doi.org/10.26740/jaj.v13n1.p119-131

Vousinas, G. L. (2019). Advancing theory of fraud: The S.C.O.R.E. model. Journal of Financial Crime, 26(1), 372–381. https://doi.org/10.1108/JFC-12-2017-0128

Diterbitkan

2025-10-31

Cara Mengutip

Danar Irianto, Rikalmi, R. T., & Desrahayu Vinarsinta Uli Munthe. (2025). Analisis Kecurangan Laporan Keuangan dengan Pendekatan Fraud Hexagon pada Badan Usaha Milik Negara yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. JOURNAL OF APPLIED MANAGERIAL ACCOUNTING, 9(2), 132–142. https://doi.org/10.30871/jama.v9i2.11752