PENGARUH INFLASI, JUMLAH PENGUSAHA KENA PAJAK, DAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI PADA KANWIL DJP SULSELBARTRA

Authors

  • Indah Permatasari Universitas Negeri Makassar
  • M. Ridwan Tikollah Universitas Negeri Makassar
  • Samirah Dunakhir Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.30871/jama.v10i1.12425

Keywords:

Inflation, Number of Taxable Entrepeneurs, Regional Gross Domestic Product, Value Added Tax Revenue

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Inflasi, Jumlah Pengusaha Kena Pajak (PKP), dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh data regional yang berkaitan dengan variabel Penerimaan PPN dan Jumlah PKP yang diperoleh dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di wilayah Kanwil DJP Sulselbartra, serta data Inflasi dan PDRB yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi di wilayah Sulselbartra selama periode tahun 2020 hingga 2024. Sampel penelitian meliputi data dari 8 Kabupaten/Kota di wilayah Sulselbartra yang dipilih berdasarkan teknik Purposive Sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial, Jumlah PKP dan PDRB berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penerimaan PPN, sedangkan Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap Penerimaan PPN.  Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penerimaan PPN. Lebih lanjut, variabel Jumlah PKP ditemukan sebagai faktor yang paling dominan dalam memengaruhi Penerimaan PPN di wilayah Sulselbartra. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi PPN di wilayah Sulselbartra lebih bergantung pada perluasan basis administratif (PKP) dan produktivitas ekonomi daerah (PDRB) dibandingkan fluktuasi harga (Inflasi). Oleh karena itu, otoritas pajak perlu memprioritaskan digitalisasi pendaftaran PKP serta penguatan pengawasan terhadap pelaku usaha di sektor strategis guna menjamin keberlanjutan penerimaan pajak di tengah pertumbuhan ekonomi regional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asiah, N., Yahya, A., Fuadi, A., & Khasanah, A. N. (2023). Dampak Jumlah Pengusaha Kena Pajak (PKP) dan Faktor Makro Ekonomi terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di KPP Pratama Cikarang Selatan. Jurnal Akuntansi Bisnis Pelita Bangsa, 8(02), 89–98. https://doi.org/10.37366/akubis.v8i02.1101

Boediono. (2015). Ekonomi Makro. BPFE.

Diansyah, U., Fadhlilih, A., Rahmalia, & Fatriansyah, A. (2023). The Effect Of Restaurant And Coffe Shop Tax ( Pad ) According To Islamic Perspective ( Study in. 02(2), 1–10.

Dunakhir, S., & Idrus, M. (2021). Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Perdagangan Eceran di Indonesia Selama Tahun Pertama Masa Pandemi Covid 19. 2016, 1778–1785.

Fischer, C. M., Wartick, M., & Mark, M. M. (1992). Detection probability and taxpayer compliance: A review of the literature. Journal of Accounting Literature, 11, 1–29.

Ghozali, I. (2021). APLIKASI ANALISIS MULTIVARIATE Dengan Program IBM SPSS Edisi 9. Badan Penerbit Undip.

Hasyim, A. I. (2017). Ekonomi Makro. Prenada Media.

Hafidz, M., Rizah Fahlevi, M., & Alfa Centauri, S. (2023). Pengaruh Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi: Perspektif Indonesia. Jurnal Keuangan Negara Dan Kebijakan Publik, 3(1), 17–26.

Junianto, S., Harimurti, F., & Suharno, S. (2020). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Suku Bunga Dan Self Assessment System Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai Di Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak Jawa Tengah Ii. Jurnal Akuntansi Dan Sistem Teknologi Informasi, 16(3), 311–321. https://doi.org/10.33061/jasti.v16i3.4439

Keynes, J. M. (1936). The general theory of employment, interest, and money. Palgrave Macmillan.

Mailindra, W., Harahap, S. B., & Sujadi, E. (2022). Ekonomi Moneter. Adab.

Mardiasmo. (2023). PERPAJAKAN. Andi.

Marlina, L. (2021). Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (Pdrb) Dan Jumlah Pengusaha Kena Pajak (Pkp) Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai Di Kota Malang. Universitas Brawijaya.

Munandar, A., & Wardoyo, R. (2015). Fuzzy-Klassen Model for Development Disparities Analysis based on Gross Regional Domestic Product Sector of a Region. International Journal of Computer Applications, 123(7), 17–22. https://doi.org/10.5120/ijca2015905389

Niamiyah, A., Budiman, A., & Hidayanti, A. (2024). Pengaruh SPT Masa PPN, Surat Tagihan Pajak, Jumlah Pengusaha Kena Pajak, Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai di KPP Pratama Kudus Tahun 2017-2021. Jurnal Riset Akuntansi, 4(2), 86–101.

Oktaviani, W., Syafitri, L., & Munandar, A. (2024). Pengaruh Inflasi Dan Pdb Terhadap Penerimaan Ppn Di Indonesia. Jurnal EK & BI, 7(1), 169–183. https://doi.org/10.37600/ekbi.v7i1.1377

Pahala, A. A., & Muslih, M. (2020). Pengaruh Pdrb, Inflasi, Nilai Tukar Rupiah Dan Pengusaha Kena Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (Studi Pada Direktorat Jenderal Pajak Kanwil I Jawa Barat Bandung Tahun 2015 - 2018). E-Proceeding of Management, 7(2), 3083–3090.

Renata, A. H., Hidayat, K., & Kaniskha, B. (2016). PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR RUPIAH DAN JUMLAH PENGUSAHA KENA PAJAK TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (Studi pada Kantor Wilayah DJP Jawa Timur I). Jurnal Perpajakan (JEJAK), 9(1), 1–9.

Rizqi, M., & Ekowati, L. (2022). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai di Indonesia Tahun 2015-2021. Prosiding SNAM PNJ, 3, 1–12.

Salim, A., & Fadilla. (2021). Pengaruh Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Anggun Purnamasari. Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Ekonomi Syariah, 7(1), 17–28. www.bps.go.id.

Sapridawati, Y., Indrawati, N., Sofyan, A., & Zirman. (2021). Pengaruh Inflasi Dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai. The Journal Civitation Tax Center, 2(1), 2722–5437.

Salsabilah, D. (2024). Peran Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam Meningkatkan Penerimaan Negara dan Stabilitas Ekonomi. Retrieved January 15, 2025, from https://unair.ac.id/post_fetcher/fakultas-vokasi-peran-pajak-pertambahan-nilai-ppn-dalam-meningkatkan-penerimaan-negara-dan-stabilitas-ekonomi/

Saparuddin, M. (2015). Dampak Industri Kecil dan Menengah pada Kesempatan Kerja dan Pendapatan per Kapita. Trikonomika, 10(2), 85–94.

Setyawan, S. (2021). PERPAJAKAN: Pengantar, KUP, Pajak Penghasilan, PPN & PPn-Bm, Pajak Bea Materai, Pajak & Retribusi Daerah. UMMPress.

Sukardji, U. (2015). Pokok-Pokok Pajak Pertambahan Nilai. Raja Grafindo Persada.

Supramono, T. W. D. (2015). Perpajakan Indonesia, Mekanisme Dan Perhitungan edisi Revisi. In Perpajakan Indonesia: Mekanisme dan Perhitungan. Andi.

Sinambela, T., & Rahmawati, S. (2019). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah dan Jumlah Pengusaha Kena Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai. Ekuivalensi, 5(1), 83–97.

Soesana, A., Subakti, H., Salamun, S., Tasrim, I. W., Karwanto, K., Falani, I., Bukidz, D. P., & Pasaribu, A. N. (2023). Metodologi Penelitian Kuantitatif.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukardji, U. (2015). Pokok-Pokok Pajak Pertambahan Nilai. Raja Grafindo Persada.

Tjahyono, M. B. (2019). Kemandirian yang Dicitakan. Retrieved January 14, 2025, from https://pajak.go.id/index.php/id/artikel/kemandirian-yang-dicitakan

Wijayanti, A. (2015). Analisis Penerimaan Pajak Indonesia : In Universitas Diponegoro Semarang.

Wijayanti, W. K., & Budi N, A. B. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Total Penerimaan Pajak Negara Dan Efektifitas Peraturan Perpajakan. Media Ekonomi, 18(1), 27–40. https://doi.org/10.25105/me.v18i1.53

Widjajanto, T., & Agus, I. (2020). Analisis Pengaruh Investasi dan PDRB Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018. Sosio E-Kons, 12(1), 89. https://doi.org/10.30998/sosioekons.v12i1.5846

Wulandari, D. S., & Yulianti, V. (2023). Realisasi Penerimaan PPN yang Dideterminasi Oleh Tingkat Inflasi, Nilai Tukar Rupiah dan Jumlah Pengusaha Kena Pajak. AKUISISI : Jurnal Akuntansi, 19(01), 66–84.

Yulianingtyas, L. D. (2018). Pengaruh Nilai Tukar Rupiah, Inflasi dan Jumlah Pengusaha Kena Pajak terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (Studi pada Kantor Wilayah DJP Jawa Timur III) (Universtias Brawijaya). Universtias Brawijaya. Retrieved from http://repository.ub.ac.id/id/eprint/162352

Published

2026-05-25

How to Cite

Permatasari, I., Tikollah, M. R., & Dunakhir, S. (2026). PENGARUH INFLASI, JUMLAH PENGUSAHA KENA PAJAK, DAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI PADA KANWIL DJP SULSELBARTRA. JOURNAL OF APPLIED MANAGERIAL ACCOUNTING, 10(1), 175–191. https://doi.org/10.30871/jama.v10i1.12425