Rancang Bangun Mesin Penyerut Bahan Baku Anyaman Rotan Dengan Mekanisme Double Roll

Penulis

  • Edilla Edilla Politeknik Caltex Riau
  • Muhammad Farhan Politeknik Caltex Riau
  • Made Rahmawaty Politeknik Caltex Riau
  • Jajang Jaenudin Politeknik Caltex Riau
  • Mustaza Ma'a Politeknik Caltex Riau

DOI:

https://doi.org/10.30871/ji.v16i2.8224

Kata Kunci:

Rotan,Motor listrik,,Double roll

Abstrak

Rotan merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di indonesia, Salah satu daerah yang termasuk penghasil rotan yang banyak adalah riau. Rotan adalah tanaman yang menjadi salah satu bahan baku dalam kerajinan tangan maupun industri mebel, oleh karena itu, untuk memanfaatkan dari banyaknya tanaman rotan ini bisa dijadikan suatu produk furniture seperti meja, kursi dan kerajinan tangan lainnya. Mesin yang dirancang menggunakan tenaga penggerak menggunakan motor listrik 1 phase dengan menggunakan sistem penyerutan double roll penarik yang terbuat dari bahan karet dan menggunakan mata pisau dengan diameter 5 mm, serta mesin ini juga memiliki pengaman pada sistem kontrol agar motor AC tidak mudah terbakar saat arus berlebih. Mesin penyerut rotan ini dapat memproduksi 76 batang rotan per jam dengan ukuran diameter 5 mm dan Panjang 300 cm sehingga dapat meningkatkan produksi rotan secara lebih efektif dan efesien. Mesin penyerut rotan ini mampu menyerut rotan bakal berukuran 300 cm dengan diameter 10-13 mm dan konsistensi ketebalan yang dihasilkan berdiameter 5 mm dengan tingkat eror 0,22%.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

H. Zhao et al., "Bamboo and rattan: Nature-based solutions for sustainable development," Nov. 2022, doi: 10.1016/j.xinn.2022.100337.

E. Meijaard, R. Achdiawan, M. Wan, and A. Taber, "Rattan: The decline of a once-important non-timber forest product in Indonesia," Jan. 2014, doi: 10.17528/cifor/004484.

R. A. Fambayun and T. Kalima, "Population of Potential Rattan in Bukit Tiban Protection Forest, Batam, Indonesia," Aug. 2020, doi: 10.18330/jwallacea. 2020. vol9 iss2pp93-109.

M. Nurdin, A. T. Tellu, and S. Zaenal, "Diversity of Rattan Species in Production Forest in Central Sulawesi, Indonesia," Apr. 2021, doi: 10.18280/ijdne.160211.

A. H. Pratono, "Cross-cultural collaboration for inclusive global value chain: a case study of rattan industry," Feb. 2019, doi: 10.1108/ijoem-01-2017-0028.

E. S. Marizar, A. P. Irawan, and J. T. Beng, "The knock down system of rattan furniture for global market," May 2019, doi: 10.1088/1757-899x/508/1/012104.

A. Alamsyah, "Rattan as a Craft Material of Community on the North Coast of Java (Rattan Craft Study in Teluk Wetan Jepara)," Jan. 2019, doi: 10.1051/e3sconf/201912509018.

R. Sarlawa and S. Adiwijaya, "Local Wisdom-Based Women's Empowerment: Study of Rattan Weaving Craftsmen in the Betang Asi Credit Union Cooperative Business Group in Pulang Pisau Regency, Central Kalimantan Province," Nov. 2019, doi: 10.33258/birci.v2i4.554.

Y. Gu and J. Zhang, "Tensile Properties of Natural and Synthetic Rattan Strips Used as Furniture Woven Materials," Dec. 2020, doi: 10.3390/f11121299.

Papilo, P. "Strategi Pemberdayaan Masyarakat Pengrajin Rotan di Kota Pekanbaru". Jurnal Kewirausahaan, 2014

Ibrahim, G. A. "Pembuatan dan pengujian mesin penyerut tusuk sate mekanik". Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan, 3(1), 27-33. 2019.

Farhan Muhammad."Rancang Bangun Mesin Penyerut Bahan Baku Anyaman Rotan". Pekanbaru: Politeknik Caltex Riau, 2022

Winarno, J., and Rusdiyantoro, R. Rancang Bangun Mesin Irat Bambu Untuk Pembuatan Jeruji Sangkar Burung Dan Tusuk Sate. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 14(1), 35-45. 2016

Diterbitkan

2024-10-22