ANALISA FLEKSIBILITAS SISTEM PERPIPAAN PADA FATTY ACID PLANT AKIBAT PERGESERAN POSISI EVAPORATOR

  • Adi Wirawan Husodo Jurusan Teknik Permesinan Kapal, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
  • Pekik Mahardhika Jurusan Teknik Permesinan Kapal, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Jl. T. Kimia Kampus ITS, Surabaya
  • Viqqi Vadilla V.A. Program Studi Teknik Perpipaan, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Jl. T. Kimia Kampus ITS, Surabaya
Keywords: analisa tegangan pipa, beban nosel, tegangan lokal, tegangan ijin

Abstract

Makalah ini mengkaji besarnya tegangan yang terjadi pada sistem perpipaan, beban pada nosel pompa dan tegangan lokal pada evaporator. Kajian bersifat statik tersebut dilakukan karena adanya kesalahan instalasi penempatan evaporator yang tidak sesuai perencanaan. Analisa tegangan yang dilakukan mencakup tegangan akibat beban sustain dan tegangan akibat beban ekspansi thermal. Analisa tegangan sistem perpipaan mengacu pada ketentuan ASME B31.3, analisa beban nosel pompa mengacu pada ketentuan API 610, dan analisa tegangan lokal pada evaporator mengacu pada ketentuan WRC 107. Dari hasil analisa tegangan diperoleh bahwa besarnya tegangan akibat beban sustain dan ekspansi thermal masih memenuhi kriteria tegangan ijin. Dari hasil analisa beban nosel pada pompa diketahui nilai yang melebihi ketentuan ijin, dan dari hasil analisa tegangan lokal diketahui besarnya tegangan lokal nosel evaporator masih memenuhi besarnya tegangan ijin. Sehingga dapat dikatakan bahwa efek pergeseran posisi evaporator saat instalasi menyebabkan besarnya beban nosel pompa berlebih, namun dari sisi tegangan sistem perpipaan tidak megalami perubahan siknifikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] American Petroleum Institute. (2010). API 610-2010, Centrifugal Pumps for Petroleum, Petrochemical and Natural Gas Industries. Washington DC. API Publishing Service.
[2] American Society of Mechanical Engineers. (2010). ASME B31.3-2010 (Revision of ASME B31.3-2008), Process Piping, ASME Code for Pressure Piping B31.3. New York, U.S.A.
[3] Chamsudi. (2005). Pipe Stress Analysis. PT. Rekayasa Industri.
[4] Greer, B., Harper, C., Rahnama, R. (2012). Improved Thermal Piping Analysis for Reciprocating Compressor Piping Systems. Austin: BETA Machinery.
[5] Hewapathirana, P. (2012). Fatigue Analysis of Offshore Piping Systems. Master Thesis. Faculty of Science and Technology. University of Stavanger. Available from https://brage.bibsys.no/xmlui/bitstream/handle/11250/182880/Hewapathirana%2C%20Pubudu.pdf?sequence=1&isAllowed=y .
[6] Kannappan, S. (1985). Introduction To Pipe Stress Analysis. Knoxville: A Wiley-Interscience Publication.
[7] Li, H. (2012). Flexible Pipe Stress and Fatigue Analysis. Thesis. Norwegian University of Science and Technology (NTNU). Available from https://daim.idi.ntnu.no/masteroppgaver/007/7597/masteroppgave.pdf.
[8] Nayyar, M. L. (2000). Piping Handbook. McGraw-Hill Book Company.
[9] Rani, M. J., Ramanthan, K. (2016). Design and Analysis of Piping System with Supports Using CAESAR-II. International Journal of Computer and Systems Engineering. Vol. 10, No.5. pp 980 – 984.
[10] Smith, P. R., & Van Laan, T. J. (1987). Piping and pipe support systems. McGraw-Hill Book Co.
Published
2019-10-17