PEMANFAATAN BETON PEMADATAN MANDIRI (SELF COMPACTING CONCRETE) SEBAGAI BALOK STRUKTUR DENGAN MENGGUNAKAN AGREGAT LOKAL

  • Seska Nicolaas Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Manado
  • Ever Notje Slat Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Manado
Keywords: Self compacting concrete, komposisi campuran, variasi komposisi agregat, balok SCC, kuat tekan

Abstract

Dengan meningkatnya pembanguan infrastruktur saat ini, dibutuhkan teknologi yang bisa menghasilkan konstruksi beton yang bermutu, tapi juga cepat dalam pelaksanaannya.  Self-Compacting Concrete (SCC) adalah salah satu inovasi dalam teknologi beton yang dapat menjawab tantangan tersebut. Pengecoran Self Compacting Concrete tidak membutuhkan vibrator. Hal ini dapat mengurangi jumlah tenaga kerja, mempersingkat waktu pengecoran serta mengurangi kebisingan akibat penggunakan alat pemadat. Standar Nasional Indonesia sampai saat ini belum mengakomodasi tentang teknologi Self Compacting Concrete, sehingga diperlukan penelitian-penelitian yang menggunakan agregat lokal untuk mendapatkan mix design yang optimal dalam pembuatan beton jenis SCC di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendapatkan komposisi SCC yang menghasilkan kuat tekan optimum dengan beberapa variasi komposisi agregat.kasar dan agregat halus.  (2) melakukan pengujian kuat tekan Self Compacting Concrete; (3) membuat balok SCC dan melakukan pengujian kuat lentur balok;.Metode penelitian yang akan dilakukan diawali dengan melakukan studi literature tentang Self Compacting Concrete, selanjutnya mempersiapkan peralatan uji dan material yang akan digunakan, kemudian membuat disain awal campuran SCC. Selanjutnya membuat beberapa variasi komposisi agregat kasar dan agregat halus untuk mendapatkan komposisi mana yang akan menghasilkan kuat tekan optimum.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Efnarc Association, 2005. Specification and Guidelines for Self Compacting Concrete
2. Grdić Z., I. Despotović, G.T. Ćurčić. 2008. Properties of Self Compacting Concrete with Different Types of Additives. Journal of Archiecture and civil Engineering, vol. 6. Facta Universitatis, Serbia.
3. Mariani, Victor Sampebulu, Abdul Gani Ahmad, 2009 , Pengaruh Penambahan Admixture terhadap Karakteristik Self Compacting Concrete (SCC), Jurnal SMARTEK Vol 37
4. Mulyono T. 2004. Teknologi Beton. Andi Offset Yogyakarta.
5. Nicolaas S. 2009. Kajian Eksperimental Perilaku Mekanis Light Weight Self Compating Concrete Dengan Variasi Kandungan Admixture, Tesis Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi. Universitas Sam Ratulangi Manado
6. Okamura H, Ouchi M. 2003. Self Compacting Concrete. Journal of Advanced Concrete Technology. Vol. 1 No. 1. Japan
7. Petersson, H. 2007. Final Report of Task 1: Preliminary Mix Design. Swedish Cement and Concrete Research Institute
8. Ramadhiani Arimbi, 2017, Dengan HPC, Konstruksi Beton Diklaim Lebih Efisien, http://properti.kompas.com/read/2017/12/14/140248821/dengan-hpc-konstruksi-beton-diklaim-lebih-efisien
9. SNI 03-2847-2002, Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung.
10. Widodo Slamet, 2014, Optimasi Kuat Tekan SCC dengan Trial Mix Komposisi Agregat dan Filler Pada Campuran Adukan Beton., https://www.belajarsipil.com
11. Wisbarika Ika, 2012, Beton Ramah Lingkungan, http://seputarduniaproyek.blogspot.co.id/2015/09/beton-ramah-lingkungan.html
Published
2019-10-17