PENERAPAN FUZZY LOGIC DALAM PEMBUATAN PETA ELEMENT AT RISK BENCANA LUAPAN BANJIR SANGAI AIR BENGKULU KOTA BENGKULU

Penulis

  • Farouki Dinda Rassarandi Program Studi Teknik Geomatika, Politeknik Negeri Batam
  • Bungaran Roy Satria Tambunan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Subseksi Penatagunaan Tanah dan Kawasan Tertentu Kantor Pertanahan Kabupaten Lahat

DOI:

https://doi.org/10.30871/ji.v11i2.1185

Kata Kunci:

logika fuzzy, bencana, banjir, peta, element at risk

Abstrak

Banjir merupakan suatu bencana yang dapat menimbulkan kerugian dan kerusakan di berbagai bidang, khususnya infrastruktur. Salah satu upaya untuk mencegah dan mengurangi dampak dari bencana banjir yaitu dengan pembuatan simulasi melalui pemodelan spasial dalam bentuk peta element at risk. Pada pembuatan peta element at risk, input data berupa peta yang diunduh dari Open Street Map yang berisikan kenampakan alam maupun infrastruktur dari simulasi bencana yang dibuat menggunakan logika Fuzzy. Penerapan logika Fuzzy digunakan untuk menginterpretasikan statemen yang samar dari persentase area bangunan yang terdampak pada setiap klasifikasi area luapan banjir menjadi sebuah pengertian yang logis dalam pengklasifikasian kerusakan "Berat', "Sedang" dan "Ringan". Berdasarkan hasil simulasi bencana banjir yang telah dilakukan, didapati bahwa jumlah bangunan yang terkena dampak bencana banjir luapan Sungai Air Bengkulu adalah sebanyak 37 bangunan "Rusak Berat', 216 "Rusak Sedang' dan 329 "Rusak Ringan', dengan jumlah korban jiwa terdampak sebanyak 2.328 jiwa.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Pane, E. S., Ketut, E., "Pengembangan Simulasi Aliran Air Pada Saluran Drainase Kota Menggunakan Pemodelan Network Flow", Thesis, Jurusan Teknik Elektro ITS, 2010.

Wibowo, N. S., Setyohadi, D. P. S., dan Rakhmad, H., "Penggunaan Metode Fuzzy Dalam Sistem Informasi Geografis Untuk Pemetaan Daerah Rawan Banjir Di Kabupaten Jember", Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2016, ISBN 978-602-14917-2-0, 2016.

BAPPENAS, "Laporan Perkiraan Kerusakan dan Kerugian Pasca Bencana Banjir Awal Februari 2007 di Wilayah JABODETABEK (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi)", Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/ BAPPENAS, 2007.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana, "Petunjuk Teknis Penyusunan Peta Ancaman dan Risiko Bencana untuk Tingkat Kabupaten/Kota", Proyek Peningkatan Kapasitas Penanggulangan Bencana bagi BNPB dan BNPD, 2015.

Prahasta, E., "Konsep-Konsep Dasar Sistem Informasi Geografi", Bandung: Informatika, 2001.

Thywissen, K., "Components of Risk", SOURCE (Studies of the University: Research, Counsel, Education), Publication Series of UNU Institute for Environment and Human Security (UNU-EHS), Bonn, Germany. 2006.

Kusumadewi,Sri., "Artificial Intelligentce: Teknik dan Aplikasinya". Yogyakarta: Graha Ilmu, 2000.

Diterbitkan

2019-10-17