KINERJA MESIN BUBUT GEMINIS DITINJAU DARI KEBULATAN BENDA KERJA

Penulis

  • Eko Yudo Teknik Mesin, Polman Babel
  • Ariyanto Ariyanto Teknik Mesin, Polman Babel

DOI:

https://doi.org/10.30871/ji.v11i2.1167

Kata Kunci:

Mesin Bubut, Pengukuran kebulatan, toleransi

Abstrak

Mesin perkakas dibidang manufaktur yang menghasilkan benda kerja dengan ketelitian yang tinggi sangat diperlukan untuk dunia Industri Manufaktur. Mesin perkakas yang menghasilkan benda kerja (penyimpangan kebulatan yang rendah ) dengan kualitas baik akan menghasilkan harga sebanding dengan yang ditawarkan. Sehingga  menuntut perawatan dan pemeliharaan mesin yang lebih optimum. Laboratorium Mekanik Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung mempunyai beberapa mesin bubut untuk menghasilkan benda kerja berupa produk latihan mahasiswa, suku cadang mesin dan kegiatan produksi dengan ukuran yang presisi, mesin bubut ini sudah digunakan selama kurang lebih 20 tahun, pemakaian yang terbilang sudah lama dapat mengakibatkan terjadinya perubahan penyimpangan geometri mesin. Penyimpangan yang terjadi akan mempengaruhi kualitas produk yang dihasilkan. Di antara mesin bubut ada mesin bubut Geminis berjumlah 3 unit. Untuk mengetahui penyimpangan kebulatan yang terjadi setelah digunakan pada proses belajar mengajar dan pembuatan suku cadang selama 20 tahun serta untuk mengetahui kelayakan mesin bubut jika digunakan untuk memproses benda kerja dengan toleransi ukuran tertentu, maka perlu dilakukan pengujian. Pengujian yang di lakukan adalah pengujian geometrik mesin pada kebulatan benda kerja.. Hasil proses pemotongan benda uji akan di ukur kebulatannya dianalisis dengan cara lingkaran daerah minimum. Ketiga mesin bubut geminis mempunyai rata-rata penyimpangan sebesar 45,33 μm dan penyimpangan terkecil rata rata 20 μm dapat memproduksi benda kerja dengan toleransi diatas 41 μm.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

[1] Bagiasna K.(2000). Pengantar Pengetesan Ketelitian Geometrik Mesin Perkakas. Teknik Produksi Mesin ,ITB
[2] Darius Yuhas, Ade Sumpena, Rudy Edial. (2016). Pengukuran Statis Ketelitian Gepmetrik Mesin Bubut Maximat V13 Di Bengkel Teknik Mesin PNJ Menurut Referensi. Jurnal Politeknologi Vol 15.No 3. September 2016.
[3] Erizal Hamdi,Dodi Sofyan Arief, Adhy Prayitno. (2015). Pengujian Kebulatan Hasil Pembuatan Poros Aluminium Menggunakan Emco T.U CNC -2A SMKN2 Pekanbaru Dengan Roundness Tester Machine. JOM Fteknik, Volume 2 no 2, Oktober 2015.
[4] George Schelesinger. (1970). Testing Machine Tools. London: The Machining Publishing Co.
[5] Muhamad Yanis,(2013), Analisis Profil Kebulatan Untuk Menentukan Kesalahan Geometrik pada pembuatan Komponen Menggunakan Mesin Bubut CNC,ejournal unsri,vol 19,no 1.
[6] Rendi Revo Runtu, Jan Soukotta, Rudy Poeng (2014), Analisis Kemampuan Dan Keandalan Mesin Bubut Weiler Primus Melalui Pengujian Karakteristik Statik Menurut Standar ISO 1708. Jurnal Online Poros Teknik Mesin Volume 4 Nomor 1, UNSRAT.
[7] Taufic Rochim. (2001). Spesifikasi, Metrologi, dan Kontrol Kualitas Geometrik 1, Bandung, ITB.

Diterbitkan

2019-03-18