Analisis Respon Pengguna terhadap Video Pembelajaran Bahasa Mandarin dengan dan tanpa Motion Graphic Menggunakan Metode MDLC
Bahasa Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.30871/jamn.v10i1.13724Kata Kunci:
Motion Graphic, Video Pembelajaran, Bahasa Mandarin, Respon Pengguna, MDLCAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengembangkan dua video pembelajaran Bahasa Mandarin mengenai penggunaan pola tata bahasa 先 (xiān) dan 再 (zài), yaitu versi dengan dan tanpa motion graphic, menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC), serta menganalisis perbedaan respon pengguna terhadap kedua video. Penelitian menggunakan metode kuantitatif komparatif dengan desain berpasangan. Sebanyak 37 responden menilai kedua video melalui kuesioner skala Likert berdasarkan aspek tampilan visual, pemahaman materi, dan ketertarikan pengguna. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan mean skor total video tanpa motion graphic sebesar 26,24 dan video dengan motion graphic sebesar 45,24, dengan Z = -4,751 dan p < 0,001, sehingga terdapat perbedaan respon pengguna yang signifikan. Sebanyak 29 responden memberikan skor lebih tinggi pada video dengan motion graphic, satu responden memberikan skor lebih rendah, dan tujuh responden memberikan skor yang sama. Analisis tambahan menunjukkan mean persepsi terhadap motion graphic sebesar 4,49–4,54 dan 97,3% responden memilih video dengan motion graphic pada tiga pertanyaan preferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video dengan motion graphic memperoleh respon pengguna yang lebih tinggi dibandingkan video tanpa motion graphic.






