Implementation and analysis of Color Grading techniques In documentary filmmaking "Batam Vietnam Village"

  • Muhammad Fariez Nur politeknik negeri batam
  • Muhammad Fajri Amirul Nasrullah politeknik negeri batam
Keywords: Batam Vietnamese Village Color Grading Techniques

Abstract

Pembuatan film dokumenter saat ini sudah menjadi karya yang dapat merepresentasikan subjek–subjek daerah tertentu. Seperti sejarah, ilmu pengetahuan, dan sosial/lingkungan. Sebuah karya film yang disajikan biasanya bukan merupakan film murni dari hasil pengambilan awal namun sudah melalui proses editing. Salah satunya ialah proses color editing yang mana pada tahap ini biasanya disebut sebagai teknik color grading. Dalam pembuatan film dokumenter “Kampung Vietnam Batam” penulis menggunakan metode villamil-molina sebagai tahapan penyelesaian masalah. Metode ini terdiri dari 5 tahapan diantaranya development, preproduction, produksi, postproduction, dan delivery. Pada Implementasi color grading dilakukan dalam tahap productio. Selanjutnya pada tahap postproduction  pengujian dilakukan dengan evaluasi pengembang melalui pengujian storyboard, kemudian pemeriksaan hasil pewarnaan yang dilakukan oleh tim internal, lalu mengalami proses perbaikan dan proses akhir setelah pengujian beta dilakukan, film akan di unggah melalui media youtube. Adapun analisis dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengujian kepada responden/audiens yang bertujuan untuk mendapat data objektif terhadap kualitas pewarnaan yang telah di implementasikan terhadap film ini. Sehingga menghasilkan secara keseluruhan penilaian dari hasil data statistik, didapatkan nilai total perbandingan antara pada saat sebelum dan sesudah dilakukannya color grading adalah sebesar 47% : 82%. Hal itu menunjukan bahwa rata-rata responden/audiens menyatakan setuju adanya peningkatan pada kualitas pewarnaan dalam pembuatan film dokumenter “Kampung Vietnam Batam”.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-12-27