Readiness of Accountans in XBRL
(Evidence from Indonesia)
DOI:
https://doi.org/10.30871/jaemb.v11i2.6525Kata Kunci:
Adopsi, Extensible Business Reporting Language (XBRL), TOE Framework, internetAbstrak
Studi bertujuan untuk mengetahui pemahaman manajemen mengenai Extensible Business Reporting Language (XBRL) dan menginvestigasi sejauh mana kesiapan perusahaan dalam mengadopsi Extensible Business Reporting Language (XBRL) sebagai bentuk pelaporan keuangan berbasis internet untuk internal dan inter organisasi dengan menggunakan Technological-Organizational-Environmental (TOE) Framework. Penelitian ini merupakan penelitian survei pada akuntan di Indonesia berjumlah 100 orang di Indonesia. Teknik analisis data dalam studi ini menggunakan struktur equation model (SEM) untuk menguji kontrak dari TOE Framework. Teori ini digunakan untuk menggambarkan kesiapan perusahaan dalam mengadopsi XBRL yang diukur dengan kegunaan relatif (relative advantage), kesesuaian (compatibility) dan komplesitas (complexity); konstruk organisasi yakni keahlian (expertise) dan pembelajaran dari sumber eksternal (learning from external sources) dan konstruk lingkungan yang dipengaruhi oleh tekanan tiruan (mimetic pressure), tekanan paksaan (coercive pressure) dan tekanan normatif (normative pressure). Hasil diharapkan TOE Framework dapat menjelaskan kesiapan perusahaan dalam mengadopsi XBRL. Implikasi penelitian ini memberikan gambaran bagaimana perilaku akuntan di Indonesia dalam beradaptasi dengan perubahan teknologi.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 JURNAL AKUNTANSI, EKONOMI dan MANAJEMEN BISNIS

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




