Evaluasi Efektivitas Promosi Makanan Cepat Saji Menggunakan Pendekatan Hibrida Metode Non-Parametrik Robust dan Simulasi Monte Carlo Berdasarkan Segmentasi Ukuran Pasar
DOI:
https://doi.org/10.30871/jaemb.v13i1.9313Kata Kunci:
fast food restaurant, Promotion Strategy, non-parametric, Monte Carlo simulation, market segmentationAbstrak
Industri makanan cepat saji sangat kompetitif, sehingga memerlukan strategi promosi yang efektif untuk mendorong penjualan dan mempertahankan loyalitas pelanggan. Studi ini mengevaluasi efektivitas promosi makanan cepat saji menggunakan pendekatan hibrida yang menggabungkan metode nonparametrik yang kuat, Random Forest, dan simulasi Monte Carlo. Analisis difokuskan pada segmentasi pasar berdasarkan Ukuran Pasar (Besar, Sedang, Kecil) untuk mengidentifikasi strategi promosi yang paling berdampak bagi setiap segmen. Pengujian A/B nonparametrik menggunakan uji Kruskal-Wallis mengungkapkan perbedaan yang signifikan dalam penjualan di seluruh promosi, dengan Promosi 1 muncul sebagai yang paling efektif secara keseluruhan. Model Random Forest menyoroti LocationID sebagai faktor paling penting yang memengaruhi penjualan, khususnya di pasar Besar. Simulasi Monte Carlo selanjutnya menunjukkan bahwa Promosi 1 menghasilkan Nilai Moneter yang Diharapkan (EMV) tertinggi, menjadikannya pilihan yang optimal untuk pertumbuhan penjualan jangka panjang. Temuan tersebut menekankan pentingnya menyesuaikan strategi promosi dengan segmen pasar tertentu, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti lokasi, waktu, dan riwayat toko. Studi ini memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti bagi bisnis untuk mengoptimalkan kampanye promosi, meningkatkan kinerja penjualan, dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan dalam industri makanan cepat saji.




