Penerapan Technology Acceptance Model dalam Meningkatkan Minat Menggunakan Kembali M-Banking Livin by Mandiri
DOI:
https://doi.org/10.30871/jaemb.v11i1.3961Kata Kunci:
Mobile Banking, Minat Menggunakan Kembali, , Technology Acceptance ModelAbstrak
Pengembangan Technology Acceptance Model dalam mendorong orang menggunakan teknologi terus mengalami perkembangan. Mobile banking sebagai salah satu teknologi yang populer dewasa ini ternyata masih belum maksimal digunakan oleh nasabah. Berbagai faktor teridentifikasi mempengaruhi minat menggunakan kembali mobile banking, seperti: persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, kepercayaan, kenyamanan, kepuasan, dan pengaruh sosial. Analisis regresi dengan pendekatan ordinary least squared (OLS) digunakan untuk mengidentifikasi faktor apa saja yang menjadi prioritas dalam mendorong minat nasabah menggunakan mobile banking. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa semakin tinggi persepsi kegunaan, kepercayaan, kenyamanan, kepuasan, dan pengaruh sosial terhadap mobile banking maka minat menggunakannya juga akan semakin tinggi. Sebaliknya, semakin rendah persepsi kegunaan, kepercayaan, kenyamanan, kepuasan, dan pengaruh sosial terhadap mobile banking maka minat menggunakannya juga akan semakin berkurang. Sendangkan, tinggi rendahnya persepsi kemudahan tidak berpengaruh terhadap minat menggunakan kembali mobile banking.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 JURNAL AKUNTANSI, EKONOMI dan MANAJEMEN BISNIS

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




