Tax Compliance in the Perspective of Motivation Theory X and Y and Their Implications for Fraud
DOI:
https://doi.org/10.30871/jaemb.v10i2.3843Kata Kunci:
Pemungutan, Kesadaran, Kecurangan, Manfaat, SanksiAbstrak
Indonesia menerapkan prinsip self assessment system dalam proses pemungutan pajaknya. Masyarakat diharapkan dapat mematuhi aturan ini dengan menghitung, menyetor, dan melaporkan sendiri pajak terutangnya. Oleh karena itu, tingkat kesadaran masyarakat atas pajak merupakan faktor utama berjalannya sistem ini. Namun, pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang sengaja atau tanpa sengaja melakukan fraud terhadap pajak. Sehingga proses pemungutan pajak tidak berjalan efektif seperti yang diharapkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan atas manfaat dan sanksi pajak terhadap kepatuhan pajak. Penelitian dilakukan di lingkungan Politeknik Negeri Batam dan industri. Objek dari penelitian ini ialah mahasiswa dan pegawai yang sudah memiliki kewajiban untuk membayar pajak. Penelitian dilakukan dengan mengkombinasikan dua metode yaitu, eksperimen dan studi kasus. Metode ini menguji hubungan sebab akibat antara variabel independen dan variabel dependen serta melakukan eksplorasi terhadap kepatuhan pajak pegawai. Berdasarkan hasil pengumpulan, pengolahan, dan analisis data maka diperoleh hasil bahwa masyarakat memiliki motivasi yang tinggi untuk patuh terhadap pajak jika mengetahui manfaat dari membayar pajak.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 JURNAL AKUNTANSI, EKONOMI dan MANAJEMEN BISNIS

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




