Dampak Hibah Pariwisata terhadap Kinerja Industri Pariwisata Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.30871/jaemb.v9i2.3533Kata Kunci:
Hibah Pariwisata, Covid-19, Kinerja Hotel dan RestoranAbstrak
Keberlangsungan industri pariwisata khususnya hotel dan restoran di Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta saat pandemi Covid-19 sangat penting karena memiliki dampak simultan terhadap kondisi sosial dan ekonomi. Melalui kebijakan stimulasi keuangan bagi pelaku industri pariwisata hotel dan restoran diharapkan supaya usaha tersebut dapat bertahan disaat jumlah kunjungan wisata menurun dan mempersiapkan upaya pemulihan saat pemberlakuan kebiasaan baru termasuk di kegiatan industri pariwisata melalui penyaluran hibah pariwisata. Mengingat peruntukan dana hibah tersebut diharapkan dapat memberikan stimulasi dan penyesuaian menuju kebiasaan baru industri pariwisata kajian empiris dengan pendekatan Analisis Kuantitatif Efisiensi dengan Frontier Analysis (FA) dan Structural Equation Modelling (SEM) terhadap 116 pelaku pariwisata hotel dan restoran, menunjukkan bahwa pemberian dana Hibah Pariwisata di Wilayah Provinsi Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta memberikan efek positif terutama pada efisinesi alokasi kinerja keuangan yang diperoleh atas alokasi biaya gaji karyawan dan biaya operasional untuk meningkatkan efisiensi output berupa penerimaan hotel dan restoran.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 JURNAL AKUNTANSI, EKONOMI dan MANAJEMEN BISNIS

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




