Analisis Risiko Operasional Dengan Metode FMEA

Penulis

  • Dewi Cahyani Pangestuti Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Heni Nastiti Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Renny Husniaty Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.30871/jaemb.v10i2.3235

Kata Kunci:

risiko operasional, identifikasi risiko, analisis risiko, FMEA, PT. Unilever

Abstrak

Salah satu kegagalan dalam merintis usaha adalah kegagalan dalam manajemen operasional yang buruk. Risiko operasional diakibatkan oleh kegagalan proses internal, human error, kegagalan sistem atau adanya problem eksternal yang memengaruhi kegiatan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur risiko operasional PT. Unilever Tbk. sebelum dan sesudah pandemic Covid 19. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu terdapat perbedaan tingkat RPN pada kegagalan internal dan eksternal. Jika sebelum pandemi risiko operasional "“ eksternal sebagai krisis risiko terendah, selama pandemic Covid 19, risiko operasional "“ internal yang menjadi krisis risiko terendah. Kurangnya modal kerja dan bertambahnya pengeluaran disebabkan oleh adanya pandemi. Para investor kurang berminat pada saham consumer dan pemberian new normal kit menambah pengeluaran perusahaan tanpa diiringi pendapatan. Risiko operasional "“ eksternal juga meningkat karena adanya risiko kedatangan bahan baku yang terlambat dan gangguan pada jaringan rantai pasok terutama di supplier.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2022-12-31