Pemberdayaan Masyarakat di Kawasan Agropolitan Kabupaten Kediri
DOI:
https://doi.org/10.30871/abdimaspolibatam.v7i1.9532Kata Kunci:
Pemberdayaan, Masyarakat, Agropolitan, KediriAbstrak
Kediri merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Timur dengan beragam hasil potensi sumber daya alam. Di Kabupaten Kediri terdapat berbagai potensi dan sumber daya alam yang dapat menunjang kesejahteraan masyarakat yang tersebar di beberapa kecamatan. Potensi dan sumber daya alam yang ada dapat dijadikan sebagai kawasan agropolitan agar dapat memberdayakan masyarakat. Melalui metode pelaksanaan berbasis desain kawasan wilayah, implementasi sektor, dan dampak bagi masyarakat yang merupakan tiga fase utama dalam upaya meningkatkan semangat kerja secara terampil dan kreatif bagi masyarakat di kawasan agropolitan Kabupaten Kediri. Potensi dan sumber daya alam yang dapat dimaksimalkan untuk bisa diekspor, diolah, dan dikreasi menjadi produktivitas di kawasan agropolitan diantaranya ada: 1) Nanas, Pepaya, dan Kunyit yang dapat dimaksimalkan di kecamatan Ngancar, Wates, Plosoklaten, dan Kandat, 2) Jamur Tiram, Jagung, dan Tebu yang dapat dimaksimalkan di kecamatan Ngadiluwih, Ringinrejo, dan Kras, 3) Cabai dan Sayur Mayur yang dapat dimaksimalkan di kecamatan Pare, Kandangan, Puncu, dan Kepung, 4) Padi dan Palawija yang dapat dimaksimalkan di kecamatan Pagu, Plemahan, Papar, dan Purwoasri, dan 5) Mangga Podang, Kopi, Jeruk, dan Ubi Kayu yang dapat dimaksimalkan di kecamatan Semen, Grogol, Banyakan, Tarokan, dan Mojo. Melalui peta persebaran yang telah di desain oleh Pemerintah Kabupaten Kediri setidaknya memberikan ilustrasi utnuk dapat dimaksimalkan secara masif dan berkelanjutan agar dapat meningkatkan pendapatan dan perekonomian bagi masyarakat Kabupaten Kediri.






