Upaya pencegahan resiko disfungsi keluarga melalui permainan kotak edukasi berbasis Talking Pen
DOI:
https://doi.org/10.30871/abdimaspolibatam.v2i2.1362Kata Kunci:
Disfungsi, Permainan Edukasi, SejahteraAbstrak
Salah satu aspek keberhasilan dalam pembangunan nasional adalah pembangunan keluarga sejahtera (UU No 52 tahun 2009). Setiap orang tua berkewajiban merawat, mendidik, membimbing kehidupan anak hingga dewasa. Sebagaimana disebutkan dalam PP no 21 tahun 1994 fungsi keluarga mencakup fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, melindungi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi dan pembinaan lingkungan. Tujuan melaksanakan kegiatan ini, yaitu: 1) Memberikan tambahan pengetahuan mengenai fungsi dan peran keluarga melalui permainan edukasi "GANSIA" yang dapat dimainkan oleh seluruh anggota keluarga, 2) Terciptanya masyarakat yang mampu menjalankan fungsi keluarga secara optimal. Sasaran kegiatan ini berada di RW 06 Kecamatan Sagulung dimana terdapat 1.061 jiwa. Mayoritas warga bekerja sebagi buruh industri, galangan kapal, guru dan pedagang. Metode pelaksanaan kegiatan ini akan dibuat dengan metode pretest dan post test. Potensi hasil dari kegiatan ini adalah: 1) Pembentukan kelompok masyarakat "Rumah Permata", sebagai wadah konseling, pendampingan edukasi kesejahteraan keluarga, dan pembentukan usaha rumah tangga produktif, 2) Potensi mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual berupa paten atas terciptanya permainan kotak edukasi berbasis Talking Pen bertemakan kearifan lokal Batam.
Kata Kunci: Disfungsi, Permainan Edukasi, Sejahtera






