Peningkatan Literasi Keuangan Digital pada Generasi Z dalam Penggunaan Paylater untuk Mencegah Risiko Finansial
DOI:
https://doi.org/10.30871/abdimaspolibatam.v8i1.12927Kata Kunci:
Digital financial literacy, PayLater, Generation Z, financial behavior, financial riskAbstrak
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Gen Z dan PayLater: Literasi Keuangan Digital untuk Mencegah Risiko Finansial” dilaksanakan untuk meningkatkan literasi keuangan digital dan kesadaran risiko penggunaan PayLater pada Generasi Z di Kota Pontianak. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi keuangan (financial technology), khususnya layanan Buy Now Pay Later (BNPL), yang banyak digunakan namun sering disalahartikan sebagai bukan bentuk utang. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan kuesioner yang diisi oleh 80 peserta. Evaluasi difokuskan pada empat variabel, yaitu literasi keuangan digital, sosialisasi/edukasi, perilaku penggunaan PayLater, dan risiko finansial. Hasil menunjukkan bahwa literasi keuangan digital berada pada kategori Baik (4,38), sosialisasi/edukasi pada kategori Sangat Baik (4,62), perilaku penggunaan PayLater pada kategori Baik (4,35), dan kesadaran risiko finansial pada kategori Sangat Baik (4,58). Analisis regresi menunjukkan bahwa literasi keuangan digital dan sosialisasi berpengaruh signifikan terhadap perilaku penggunaan PayLater, sedangkan perilaku memiliki pengaruh paling dominan terhadap risiko finansial. Kesimpulannya, kegiatan PKM ini efektif dalam meningkatkan pemahaman keuangan, mendorong penggunaan PayLater secara bijak, serta meningkatkan kesadaran risiko finansial pada Generasi Z di era digital.






