Peningkatan Kapasitas UMKM Bengkalis melalui Pelatihan Penghitungan Harga Pokok Produksi dan Penjualan
DOI:
https://doi.org/10.30871/abdimaspolibatam.v7i2.11843Kata Kunci:
kapasitas UMKM, harga pokok produksi, harga pokok penjualan, pengabdian kepada masyarakatAbstrak
Permasalahan utama yang dihadapi mayoritas usaha mikro, kecil dan menengah adalah kurangnya pengetahuan mengenai pencatatan biaya secara sistematis serta ketidakmampuan dalam menentukan harga jual yang tepat. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah dalam menghitung harga pokok produksi dan harga pokok penjualan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdiri dari pre-test, pemberian materi melalui ceramah, dialog interaktif, simulasi penghitungan HPP, dan post-test. Peserta kegiatan ini terdiri dari 25 pelaku pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di Kabupaten Bengkalis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, yang tercermin dari kenaikan rata-rata nilai pre-test sebesar 49,1 menjadi 77,5 pada post-test. Peserta mampu memahami komponen biaya yang membentuk HPP, membedakan biaya langsung dan tidak langsung, serta menerapkan metode perhitungan HPP, baik untuk usaha dagang maupun manufaktur. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan biaya dan penetapan harga jual secara lebih tepat dan profesional. Diharapkan, peningkatan pemahaman ini dapat berkontribusi pada pengembangan usaha yang lebih efisien, transparan, dan berkelanjutan.






