Pemetaan Kedalaman Laut Menggunakan Multibeam Echosounder, (MB1) di Perairan Punggur, Kepri

Penulis

  • Dodi Prima Resda Rekayasa Keamanan Siber, Politeknik Negeri Batam
  • Muhammad Zainuddin Lubis Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam
  • Dirgan Timbang Teknik Informatika, Politeknik Negeri Batam

DOI:

https://doi.org/10.30871/ji.v13i1.3042

Kata Kunci:

Batimetri, Perairan Punggur, Pasang Surut, Multibeam Echosounder (MBES)

Abstrak

Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2018 di perairan Punggur untuk melakukan penelitian ini dilakukan menggunakan metode survei batimetri dan pasut bertujuan mendapatkan informasi kedalaman dan posisi di perairan Punggur yang berperan untuk mendukung aktifitas di sekitar perairan Punggur. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pemeruman menggunakan intrumen Multibeam Echosounder (MBES) System. Pasang surut mengetahui dinamika atau perubahan permukaan laut dengan demikian maka di lakukan survei batimetri dan survei pasang surut secara bersamaan yaitu pasang surut pada kegiatan survei batimetri bertujuan sebagai bidang acuan kedalaman untuk menentukan jenis/tipe Pasut dan ketinggian muka air laut rata-rata MSL(Mean Sea Level) sebagai titik referensi (titik nol) untuk pengukuran elevasi. Nilai Formzahl diketahui nilai besaran bilangan Formzahl adalah 1,35 Sehingga tipe pasut pada Perairan sekitaran pelabuhan yaitu tipe campuran condong ganda (Mixed mainly diurnal tides). Hasil pengukuran batimetri yang telah di koreksi dengan nilai MSL 1,35 meter yang menghasilkan akurasi pada nilai kedalaman. Hal ini menunjukkan dengan adanya perubahan nilai kedalaman di perairan punggur, Batam. Hasil penelitian menunjukan nilai kedalaman di perairan punggur berkisar antara 16 sampai 25 meter di bawah permukaan laut, sehingga nilai kedalaman atau batimetri di perairan tersebut tidak termasuk berada di daerah continental shelf yang menjelaskan dengan adanya nilai topografi landai.

Kata kunci:  Batimetri, Perairan Punggur, Pasang Surut, Multibeam Echosounder (MBES)

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Denafiar, F. S. (2017). "Pembuatan Program Penentuan Konstanta Harmonik dan Prediksi Data Pasang Surut dengan Menggunakan Visual Basic For Application (Vba) Ms. Excel". Jurnal Geodesi Undip, Jurnal Geodesi Undip , 6(4), 295-304.

Hutabarat S, E. S. (2008). "Pengantar Oseanografi".Jakarta: UI Press.

Mahatmawati, A. D. (2009): 31-39. "Perbandingan Fluktuasi Muka Air Laut Rerata (MLR) di Perairan Pantai Utara Jawa Timur dengan Perairan Pantai Selatan Jawa Timur." . Jurnal Kelautan: Indonesian Jousrnal of Marine Science and Technology 2.1 , 31-39.

Masrukhin, M. A. (2014). "Studi batimetri dan morfologi dasar laut dalam penentuan jalur peletakan pipa bawah laut (Perairan Larangan-Maribaya", Kabupaten Tegal). Journal of Oceanography, 3(1), , 94-104.

Noor, D. (2012.). "Pengantar Geologi".Program Studi Teknik Geologi, Fakultas TeknikUniversitasPakuan, Bogor.

Ongkosongo, O. S. (1989). "Pasang Surut" Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi (P3O LIPI Jakarta.

Triatmodjo, B. (1999). "Teknik pantai. Beta Offset", Yogyakarta, 397. Bandung.

Ihsanul, f. (2016). "Perbandingan metode interpolasi IDW, Krigging, dan Spline pada data spasial suhu permukaan laut" Bogor.

Diterbitkan

2021-06-30

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama